Penyebab Sevilla tumbang pada Final Copa Del Rey.

Bersumber dari keletihan fisik diungkapkan Unai Emery menjadikan Sevilla tak berhasil dalam menghadang FC Barcelona memperoleh gelar ganda domestik.

Sang pelatih dari Sevilla yakni bernama Unai Emery menuding keletihan dan kurang fit para gelandangnya yang pada akhirnya berhasil ditaklukkan dengan skor 2-0 ata FC Barcelona pada babak final Copa Del Rey, yang jatuh pada hari Senin, tanggal 23 mei 2016 dini hari WIB.

Setelah sukses menundukkan The Reds-julukkan untuk Liverpool pada babak final Liga Europa tengah pada minggu lalu, kala itu Sevilla tak berhasil menampilkan kemampuannya pada saat kontra FC Barcelona walau unggul dengan jumlah gelandang darin menit ke-36. Kala itu Javier Mascherano dikeluarkan pada saat turun minum sebelum Ever Banega mendapat dikartu merah pada saat menit ke-90.

Ketidak sanggupan Sevilla dalam memperoleh gol ketika unggul dengan jumlah gelandang tak dilewatkan peluang tersebut oleh FC Barcelona dengan keberhasilannya dengan berhasil lolos dari keterpurukannya pada fase perpanjangan waktu melalui sederet gol yang dilahirkan Jordi Alba beserta Neymar. Emery menilai timnya sudah bekerja keras yakni dengan semaksimal mungkin, akan tetapi terhalang oleh sumber dari keletihan.

“Kami sudah bertanding dengan cukup bagus. Dengan sebelas gelandang, kami lebih mendominasi dalam penguasaan bola. Kami mempunyai dua kesempatan baik, kami juga mempunyai banyak waktu untuk menundukkan mereka, namu kami tak begitu sehat,” ucap Emery setelah pertandingan.

“Saya tidak hanya harus menyampaikan ucapan selamat terhadap FC Barcelona, namun pula terhadap para gelandang saya. Saya kagum dengan apa yang sudah kami lakukan dan perjuangkan pada pertandingan ini,” tambahnya.

Maka, Emery mengumumkan yang menjadi target selanjutnya , yaitu menuju lebih tinggi pada Liga Champions tahun depan usai tersisi pada tahap grup di tahun ini. “Klub ini terus meningkat. Target selanjutnya ialah memperbaiki penampilan pada Liga Champions. Kami mau melanjutkan keberhasilan ini dan kami tak akan memberi batasan pada target kami,” serunya

Kiper Muda Real Madrid Ini Mengklarifikasi Menggunakan Bahasa Catalan

Sebuah kabar tidak mengenakan beredar , dikabarkan bahwa pihak manajemen Real Madrid melarang adanya penggunaan bahasa Catalan di dalam timnya. Kiko Casilla kiper pelapis yang di datangkan Real Madrid dari salah satu klub sepakbola asal Catalan itu kini sudah berkostum Madrid. Perlu diketahui Barcelona yang merupakan klub besar asal Catalan merupakan rival berat Real Madrid dan banyak kabar dikaitkan karena asal Kiko Casilla dari Catalan namun tidak pernah menggunakan bahasa kampung halamannya itu.

Kejadian langka juga terjadi ketika Kiko tidak menjawab pertanyaan dari wartawan yang menggunakan bahasa Catalan di saat pertandingan selesai ketika Real Madrid berhadapan dengan Valencia pada hari tanggal 8 Mei 2016 kemarin. Mendengar kabar miring tersebut, Kiko dengan cepat membuka sesi wawancara kembali dan menegaskan bahwa tidak ada larangan atau peraturan yang mengikat dirinya untuk tidak menggunakan bahasa kampung halamannya itu ,ucap Kiko Casilla. Kiko menjawab bahwa alasannya waktu itu tidak menjawab pertanyaan wartawan karena dirinya menghargai banyak orang yang datang dan dirinya lebih memilih menjawab pertanyaan tersebut secara pribadi.

Ketika itu wartawan yang datang menggunakan bahasa Spanyol semuanya dan saya berperan untuk tetap menghormati mayoritas dan bukan berarti saya tidak ingin menjawab pertanyaan anda,ucap Kiko. Tentu sangat kejam apabila ada klub yang melarang pemainnya menggunakan bahasa kampung halamannya hanya dikarenakan ada klub rival yang berasal dari kampung halamannya tersebut,tambah Kiko Casilla.

Diego Simeone Di Sanksi Larangan Hadir Sebanyak 3 Pertandingan

Setelah melihat tayangan ulang pertandingan antara Atletico Madrid melawan Malaga di minggu lalu itu , kini Federasi Sepakbola Spanyol atau RFEF itu memvonis hukuman kepada Diego Simeone yang telah melakukan tindakan pelemparan bola ke dalam lapangan saat pertandingan berlangsung. Alhasil para pemain Atletico Madrid itu tidak akan bisa ditemani sang pelatih sebanyak 3 kali pertandingan.

RFEF menilai sengaja atau tidak sengaja insiden bola yang masuk ke dalam lapangan dari arah Diego Simeone ini sangat merugikan kubu Malaga yang saat itu sedang melakukan serangan balasan cepat namun harus dihentikan wasit karena melihat adanya bola yang masuk. Atas tindakannya itu sang wasit langsung memberikan sanksi berupa pengusiran Diego Simeone dari lapangan. Simeone sebenarnya tidak begitu mempermasalahkan masalah itu namun kali ini Simeone berbicara bahwa yang memasukan bola adalah seorang anak kecil.

Diego Simeone mengatakan bahwa ada seorang anak kecil yang sedang bermain dan tidak sengaja menendang bola masuk ke dalam lapangan yang terlihat dari arah dan Diego Simeone yang menjadi kambing hitamnya. Tentunya sanksi ini merupakan hukuman berat karena saat ini Atletico Madrid sedang bersaing ketat memenangkan La Liga , Diego Simeone disarankan mengajukan banding untuk meminta keringanan sanksi karena Simeone tidak akan bisa melihat anak didiknya secara dekat hingga La Liga musim ini selesai.

Zidane Berikan Komentarnya Atas Cidera Paha Ronaldo

Zidane akhirnya memberikan komentarnya seputar cidera yang menimpa pemain mega bintangnya , Cristiano Ronaldo. Ronaldo mendapat cidera dibagian pahanya di saat pertandingan Real Madrid melawan Villareal pada kamis 21 April 2016 , dini hari tadi. Real Madrid yang menang dengan skor 3-0 melawan Villarreal ini harus mengorbankan Ronaldo , Zidane mengkritik bahwa aksi pemain mesin goalnya ini sebetulnya tidak begitu diperlukan karena aksi tendangan terbalik seperti beresiko tinggi ,ucap Zidane.

Zidane yang sudah menggunakan 3 kali pergantian pemain ini tidak bisa lagi menggantikan posisi yang ditinggal Ronaldo itu. Zidane menambahkan bahwa dirinya sudah memberikan masukan kepada Ronaldo agar mengambil beberapa hari beristirahat karena Zidane melihat Ronaldo terlihat sudah kelelahan dan Ronaldo yang biasanya memiliki kondisi fisik yang kuat ini harus mengalami cidera di asumsikan Zidane karena tubuhnya sudah tidak kuat menahan beban lelahnya lagi,ucapnya.

Zidane selalu mendapatkan respon penolakan dari Ronaldo ketika menyuruhnya untuk beristirahat , Ronaldo selalu menolak tawaran beristirahatnya dan dia selalu meminta untuk terus diturunkan ke dalam tim utama di awal pertandingan hingga akhir pertandingan. Real Madrid dikabarkan akan kesulitan dalam menyamai Barcelona dan Atletico Madrid tanpa adanya seorang Cristiano Ronaldo di dalam tim. Real Madrid yang hanya berselisih 1 poin dengan Barcelona dan Atletico Madrid ini terus membayang-bayangi dan mencari celah untuk bisa naik ke peringkat pertama.

Posisi Zidane Segera Tergantikan Dari Kursi Manajer Real Madrid

Meski sudah memaksimalkan penampilan Real Madrid dengan kembali bersaing meraih gelar juara di La Liga , namun masa depan Zinedine Zidane selaku manajer sementara ini masih belum mendapatkan titik terang mengenai kontrak kerjanya itu. Zidane yang membuat Real Madrid kini hanya berselisih 1 poin dengan Barcelona dan juga Atletico Madrid ini seperti tidak mendapatkan perhatian dari para petinggi Real Madrid. Diketahui belakangan ini manajemen Real Madrid dikabarkan sedang tertarik ingin mendatangkan Joachim Loew.

Joachim Loew yang kini sedang melatih tim nasional German itu menjadi prioritas Real Madrid untuk menggantikan posisi Zidane , dan nantinya Zidane akan kembali melatih Real Madrid Castilla. Manajemen ternyata menilai Zidane masih harus banyak belajar kembali karena di bawah kepelatihannya Real Madrid sempat tertinggal jauh namun kini sudah kembali ke permukaan dan bersaing kembali.

Mendengar dirinya diminati oleh klub sebesar Real Madrid , Joachim Loew berbicara bahwa dirinya memang sedang ingin kembali melatih klub sepakbola kembali dan tidak menutup kemungkinan klub selain Real Madrid saja yang akan menjadi tujuannya. Joachim Loew membuka kesempatan kepada klub sepakbola lainnya untuk mendekatinya , di sisi lain ternyata Arsenal juga berniat untuk mendatangkan Joachim Loew menjadi manajer pengganti Arsene Wenger yang terus ditekan untuk segera hengkang itu oleh penggemarnya sendiri.

Arda Turan Absen Dalam Pertandingan Barcelona vs Deportivo

Barcelona yang sedang diterpa badai ini sedang mengalami penurunan tajam performanya dengan mengalami kekalahan 4 kali berturut-turut dalam kompetisi La Liga. Barcelona kini yang memiliki perolehan 76 poin sudah terkejar oleh Atletico Madrid yang memiliki jumlah poin yang sama , disusul dengan Real Madrid yang memperoleh 75 poin hanya berselisih 1 poin dengan Barcelona dan Atletico Madrid. Barcelona dijadwalkan akan tandang ke markas Deportivo La Coruna masih dalam kompetisi La Liga musim ini.

Barcelona yang sebelumnya kalah dari Aston Villa itu berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dan akan mengakhiri kutukan kekalahannya di pertandingan melawan Deportivo. Pertandingan yang dijadwalkan pada hari kamis 21 April 2106 tepat pada dini harinya itu dikabarkan bahwa Arda Turan tidak akan memperkuat tim besutan Luis Enrique itu. Arda Turan memang sebelumnya sudah absen terlebih dahulu karena menderita sakit maag berkepanjangan.

Enrique menilai tidak bisa menjamin hadirnya Arda Turan dalam tim yang akan pergi ke markas Deportivo ,ucap Enrique. Enrique berjanji akan memasukannya ke dalam tim jika Arda Turan dapat memperlihatkan kebugarannya di sesi latihan dan pemeriksaan besok ,ucapnya. Tentunya tanpa adanya Arda Turan akan mempengaruhi performa Barcelona , ditambah Neymar yang sedang terkena sanksi larangan tampil akibat ulah tidak sopannya terhadap pemain Aston Villa kemarin itu.

Barcelona Melarang Neymar Tampil Di 2 Kompetisi Secara Bersamaan

Setelah kurang sukses dan tampil kurang memuaskan di Copa America sebelumnya yang dimenangkan Chile sekaligus sebagai tuan rumah juga. Neymar kapten tim nasional Brazil ini dikabarkan sangat berhasrat untuk tampil di Copa America di musim panas depan nantinya. Namun ada hal besar yang menghalangi hasrat bermainnya itu , dikabarkan manajemen Barcelona ini memberikan larangan untuk bermain di Copa America.

Manajemen Barcelona beralasan jika Neymar turut ikut serta dalam kompetisi Copa America musim panas nanti akan bertabrakan dengan jadwal yang sudah disusun tim manajemen Barcelona. Lewat sang agen Wagner Ribeiro , Neymar sangat ingin tampil bersama tim nasional Brazil untuk menebus kesalahannya pada Copa America sebelumnya ,ucap Ribeiro. Saya sebagi agen dari Neymar akan melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan pihak Barcelona agar Neymar dapat ikut serta Copa America.

Dikabarkan juga Neymar ingin berpartisipasi di kompetisi Olimpiade di musim panas. 2 Kompetisi ini dinilai akan memberatkan jadwal yang sudah disusun , pihak manajemen Barcelona memberikan pilihan kepada Neymar untuk memilih satu saja dari 2 kompetisi yang sangat ingin diikutinya itu. Barcelona tidak ingin pemain bintangnya itu kehabisan tenaga dan fisiknya rentan terkena cidera jika dipaksakan lebih lanjut, permintaan Neymar ini terdengar hinaa Bartomeu selaku presiden klub dan Bartomeu sendiri berbicara bahwa hal tersebut sangat beresiko bermain di 2 kompetisi berbeda dalam 1 musim.

PIQUE SEBUT MESSI BUKAN MANUSIA?

Gerard Pique yang merupakan pemain bertahan Barcelona, mengungkapkan anggapannya terhadap dua pemain mega bintang dunia saat ini. Dalam hal sepak bola, Pique menyebut Cristiano Ronaldo adalah ‘The Best Man’ atau manusia terbaik. Meski begitu, mega bintang milik Real Madrid tersebut masih berada dibawah rekan setimnya, yakni Lionel Messi.

Sedangkan untuk Messi, Pique menyebutnya bukan seorang pemain yang berasal dari bumi, melainkan datang dari planet yang lain. Hal tersebutlah yang menjadi penyebab pemain internasional Spanyol itu, menyatakan jika Messi lebih baik dari sang rival yaitu, Ronaldo.

Saat ini kedua bintang tersebut tengah menjadi pesepakbola terbaik di dunia. Opini tersebut terbukti setelah selama delapan tahun terakhir mereka berdua berbagi raihan trofi Ballon d’Or, mulai dari tahun 2008 sampai tahun 2015.
“Saya merasa jika mereka berdua sangat mengagumkan. Kali ini kita tengah berbicara mengenai dua pemain terbaik di dunia, mereka menjadi terbaik tidak hanya di dunia akan tetapi juga sepanjang sejarah.” Papar Pique seperti yang dikutip dari Soccerway.

“Meski begitu, menurut pendapat saya, Messi bukanlah seorang manusia, sementara Cristiano Ronaldo merupakan seorang manusia terbaik.” Tandasnya.

Ketiga pemain tersebut, baru saja dipertemukan dalam pertandingan duel El Clasico pada pekan kemarin. Dalam pertandingan yang penuh dengan gengsi tersebut, Ronaldo bersama para rekannya di klub Real Madrid mampu meraih kemenangan atas Barcelona. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-1.

Karena berhasil meraih kemenangan di Camp Nou, tentu raihan tersebut terasa sangat berkesan. Akan tetapi, meski Los Blancos meraih kemenangan pada pertandingan tersebut, namun El Barca tetap berada di puncak klasemen dan terpaut tujuh poin atas rival abadinya tersebut.

Zidane Sebagai Tameng Bagi Keberhasilan Real Madrid.

Ditahun ini tentunya bagi Zinedine Zidane dirinya telah memulai kariernya yaitu sebagai salah seorang pelatih di Real Madrid senior. Walau begitu dirinya hanya dipilih sebagai salah seorang pelatih pengganti, akan tetap tidak sedikit pihak yang memberikan opininya yang menyatakan seorang Zidane merupakan seseorang yang bisa memberikan keberhasilan untuk Real Madrid di masa yang akan datang nantinya.

Seseorang yang menyampaikan pendapatnya mengenai hal tersebut ialah bernama Didier Deschamps. Selaku pelatih yang mendidik Tim nasional Prancis itu merasa sangat percaya bahwa pandangan Real Madrid sekarang ini sudah pas dengan pandangan yang sejauh ini selalu dijadikan norma-norma oleh El Real.

Persis dengan yang dikutip oleh Marca, pada hari Rabu tanggal 30 maret 2016, Deschamps mengatakan bahwa Zidane memiliki jaminan untuk  keberhasilan. Hal tersebut disebabkan dirinya tau betul pandangan dari klub. Sampai-sampai dirinya pun tau dari segi permainan dan begitu juga sejumlah pemainnya yang merupakan unjung tombak dari kesuksesannya.

Disamping itu seorang Zidane pun sempat menjadi seorang gelandang sukses berbarengan  dengan Real Madrid, dengan begitu dipercayai dia begitu mengerti menyangkut kemajuan dari klubnya itu. Tidak perlu disangkal lagi sudah tentu diakhir pekan nanti, Zidane mendapatkan ujian yang tidak mudah pada saat melakikan pelatihan terhadap Madrid.

Sebab pada hari minggu, tanggal 3/4/2016 nanti dirinya akan melakukan ajang El Clasico berjumpa dengan Barcelona. Maka hasilnya sudah tentu Madrid membutuhkan kejuaraan apabila  ingin menduduki posisi pertama ataupun dua dengan melengserkan Barcelona dan juga Atletico Madrid.