Jika Menangkan Laga Melawan Juve, Musim Milan Jadi Lebih Berarti

 

 

 

AC Milan mempunyai peluang yang terakhir untuk menciptakan tahun 2015/2016 menadi lebih berarti, yaitu dengan cara mengalahkan Juventus di babak final Coppa Italia.

Milan tak berhasil wujudkan beberapa tekad yang mereka incar pada awal musim. Bukan hanya tak berhasil berselisi di papan deretan atas bahkan tak lolos ke Liga Champions, mereka sekarang sedang terancam tak bisa masuk ke Liga Europa. Lagi-lagi perergantian pelatih kembali menghiasi musim Rossoneri, melanjutkan kebiasaan yang biasa mereka lakukan di beberapa tahun terakhir.

Namun Riccardo Montolivo dan rekan-rekannya masih memiliki satu peluang terakhir untuk menolong musim mereka. Kesempatan tersebut datang pada kompetisi Coppa Italia, di sana mereka akan berhadapan dengan Juventus di babak final yang akan berlangsung pada hari Sabtu (21/5/2016) besok waktu sekitar.

“Jika berhasil meraih kemenangan di Coppa akan membuat musim kami ini lebih berarti,” ucap Presiden Silvio Berlusconi di situs resmi klubnya.

“Anda wajib mengeluarkan semua yang Anda miliki, malah lebih dari hal tersebut. Dengan hal tersebut akan menjadi sebuah perwujudan yang besar untuk Milan agar bisa lansung masuk ke Liga Europa, yang juga akan membuat Milan dapatkan trofinya yang ke 29 selama 30 tahun,” sambung Berlusconi.

Kesempatan Milan menjadi juara di Coppa del Rey dikatakan tidak sama besar dengan peluang yang dimiliki Juventus. Milan tidak pernah bisa kalahkan musunya tersebut semenjak bulan November 2012. Sedangkan pada 2 laganya di musim ini Milan selalu menjadi bagian yang kalah, dikalankan dengan skor 0-1 di Turin dan 1-2 ketika bermain di San Siro.

Juventus Mendapatkan Pengganti Claudio Marchisio

Juventus yang dipastikan akan kehilangan 1 pemain handalnya Claudio Marchisio itu , kini tim pemandu bakat milik Juventus mengabarkan bahwa sudah ada pemain yang menempati posisi Marchisio untuk di musim depan. Manajemen Juventus diketahui kini sedang mengincar pemain serang milik Valencia yaitu Andre Gomes. Perlu diketahui nama Andre Gomes sudah beberapa kali dikaitkan dengan Juventus sejak bursa transfer pemain awal tahun 2016 ini.

Sudah banyak orang yang menilai bahwa gaya bermain milik Andre Gomes ini memiliki ciri khas yang sama dengan cara bermain Zinedine Zidane pemain legenda dari Perancis yang kini menjadi manager tim utama Real Madrid itu. Apabila Gomes nantinya bakal datang ke Juventus maka strategi yang sudah tidak dipakai Allegri dengan memainkan dua pemain serang yang sempat tidak terpakai ketika ditinggal Arturo Vidal dan juga pemain serang lainnya itu kini dapat dimainkan kembali dengan bantuan Andre Gomes.

Andre Gomes juga memiliki banyak bakat di berbagai posisi seperti menjadi pemain gelandang, sayap dan serang. Namun pihak Juventus harus merogoh saku dalam sebesar €30 juta untuk bisa mendapatkan Andre Gomes. Pihak Valencia menilai bahwa harga segitu masih masuk akal karena penampilan yang konsisten terus diperlihatkan Andre Gomes. Valencia diketahui menaikan harga jual Andre Gomes yang dibeli murah dari Benfica ini sebesar 2 kali lipat lebih mahal kepada Juventus.

Nagatomo mendapatkan Kontrak baru dari Inter Milan

Pemain asal Jepang, Yuto Nagatomo masih akan melanjutkan karier di Inter Milan pada musim mendatang. Karena Nagatomo sudah meneken kontrak baru yang berdurasi hingga tahun 2019. Kontrak lama di Inter Milan hanya sampai akhir musim panas ini. Sempat beredar bahwa Inter Milan akan melepas Nagatomo. Wajar rumor beredar, karena 1-2 tahun musim terakhir, performanya menurun dan dia harus berbagi tempat dengan pemain lain untuk posisi bek kiri seperti, Davide Santon atau Alex Telles.

Musim ini, Nagatomo baru tampil sebanyak 21 kali di seluruh kompetisi tanpa membuat assists atau gol. Tetapi, Inter Milan masih membutuhkan tenaga Nagatomo pada lini pertahanan mereka dan akhirnya memberikan perpanjangan kontrak untuknya selama tiga tahun kedepan. Berdasarkan informasi yang dilansir oleh Twitter Resmi Inter Milan memberitakan bahwa Nagatomo mengatakan saya mencintai Inter Milan. Inter Milan merupakan rumah kedua bagi saya. Saya berterima kasih kepada Presiden Inter Milan, Erick Thohir, Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti, Pelatih kami, Roberto Mancini dan juga para fans. Karena telah memppercayai saya lagi dalam menjaga bek kanan.

Bek asal Jepang, Nagatomo mengatakan bahwa saya tidak pernah berpikir untuk pergi. Seperti yang saya katakan sebelumnya. Saya cinta Inter Milan dan ingin memberikan segalanya untuk klub ini. Saya sudah berada disini selama lima tahun dan semua orang memperlakukan saya dengan sangat baik. Saya mencintai Italia. Saya merasa betah di Inter Milan. Saya bahagia dan senang. Saya ingin memberikan kontribusi yang besar untuk Inter Milan. Pada musim medatang, saya akan berubah dan tidak menunjukkan penurunan lagi.

Nagatomo sudah bermain di Inter Milan sejak tahun 2011 dengan mencetak 11 gol dan 18 assist. Dia turut menyumbang Gelar Coppa Italia 2011. Nagatomo merupakan bek yang sangat lincah dan kuat dalam pertahanan. Nagatomo harus bisa segera memperbaiki diri agar dia tidak tersingkir dengan pemain-pemain lainnya. Jika ingin terus di pakai di team utama Inter Milan, Nagatomo harus meningkatkan kemampuannya lagi untuk meraih prestasi yang luar biasa.

Lazio Memecat Stefano Pioli Dari Manajer Lazio

Nasib buruk harus diraih Lazio ketika harus dikalahkan AS Roma pada hari minggu 3 April 2016 kemarin malam, Lazio dipermalukan dengan skor 1-4 oleh AS Roma yang bertempatkan di stadion Olympico itu. Atas hasil buruknya ini , manajemen Lazio yang malu melihat perolehan yang dipersembahan oleh Lazio ini langsung mengambil keputusan untuk memberhentikan Stefano Pioli dari jabatannya sebagai manajer Lazio pada hari ini senin 4 April 2016.

Pertandingan yang bertajuk derby della capitalle ini menjadi pertandingan terburuk Lazio disepanjang kompetisi Serie-A. Seusai dipecat , manajemen Lazio langsung meresmikan Simone Inzaghi yang merupakan pelatih tim muda Lazio ini kini menduduki posisi manajer utama Lazio. Serie-A yang hanya tersisa 10 laga pertandingan ini harus bisa dimaksimalkan oleh Simone Inzaghi untuk memberikan tempat posisi aman untuk Lazio di musim depan nantinya.

Pertandingan derby della capitale ini sudah berjalan tidak selaras dengan keinginan Lazio ketika Stephan El Shaarawy dari AS Roma mencetak goal pembuka di menit ke-15. Disusul Edin Dzeko di menit ke-63 babak kedua menggandakan keunggulan , lalu giliran Lazio memberkikan goal balasan lewat pemainnya Marco Paolo. Lalu AS Roma membalas dengan 2 goal yang diciptakan  Alesandro Florenzi & Diego Perotti di menit akhir pertandingan. Akibat hasil pertandingan ini Lazio berada pada posisi ke-8 dengan perolehan total 42 poin dan AS Roma diposisi 3 besar.