‘Conte dapat Matikan Siapapun’

Antonio Conte diketahui selaku pelatih yang meledak-ledak dan kadang kala amat emosi. Arsitek pada skuad Chelsea tersebut sampai-sampai mengatakan dapat matikan siapa pun.

Salah satu contoh dapat disaksikan ketika The Blues menghabisi Arsenal dengan 3-1 pada laga yang dilangsungkan di Stamford Bridge, hari Sabtu, tanggal 4 Februari 2017. Berada di pinggir kotak, Antonio Conte terlihat melabrak Angelo Alessio selaku tangan kanannya.

Conte mengaku, ia memang mudah emosi pada saat sesuatu yang tak berjalan dengan apa yang dibuat sebelumnya atau harapannya.

“Ketika menyaksikan sesuatu tak berjalan dengan baik, saya dapat mematikan siapa pun,” ujar ucap Arsitek yang kini berumur 47 tahun tersebut disampaikan oleh salah satu media.

Selanjutnya, apa yang menjadikan Conte ‘Emosi’ terhadap Alessio?

“Saya panas sebab N’Golo Kante semestinya mundur megawasi kotak penalti. Kala itu disana cuma ada Victor Moses yang mengawasi 1 pesepak bola The Gurnners. Saya juga melakuan hal serupa pada Alessio,” ucap Conte.

Ini bukan kali pertama Conte meluapkan rasa kekesalannya terhadap Alessio. Sang pelatih akui bahwa dirinya melakukan hal yang sama ada asistenya tersebut.

“Alessio merupakan asisten saya. Ironisnya, dirinya kerap menjadi sasaran kekesalan saya selama bertahun-tahun,” ucap pemilik 3 scudetto bersama Juve tersebut.

Kebersamaan Alessio dan Conte diawai sedari tahun 2010. Ketika itu, mereka sama-sama berkarier di Siena.

Conte selanjutnya memboyong Alessio menuju Juventus, tim nasional Italia, sampai dengan saat ini berada di Chelsea.

Di bawah kepemimpinan Conte serta Alessio, The Blues merajai klasemen-Premier League tahun 2016/2017 usai menjalani 24 pertandingan. Eden Hazard dan rekan-rekan mencatat 59 angaka atau menang 9 poin dari Tottenham Hotspur pada pos urutan ke-2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *