Rasa Kecewa PSG Setelah Tak behasil Menjadi Pemenang Grup

PSG mesti merasa puas keluar selaku juara 2 Grup A usai tampil seri Ludogorets pada pertandingan terakhir pada tahap grup. Hasil tersbut menjadikan Paris Saint Germain sangat kecewa.

Paris Saint Germain menuju hari pertandingan Vl pada posisi yang lebih berpeluang untuk keluar selaku pemenang grup. Mereka mempunyai kemenangan head to head dari The Gurnners yang mempunyai total angka yang sama.

Namun Paris Saint Germain malah tergelincir pada laga terakhir. Bertanding kontra Ludogorets selaku skuad tamu pada laga yang dilangsungkan di Parc des Princes, hari Rabu, tanggal 7 Desember 2016 dinihari WIB, Paris Saint Germain yang ketinggal kali mesti merasa puas atas hasil imbang yakni 2-2.

Selama pertandingan, Paris Saint Germain bermain amat mendominasi dalam penguasaan bola sebanyak 64 persen. Edinson Cavani dan rekan-rekan. Terhitung mengeluarkan 25 tendangan keras, 4 di antaranya menjurus kearah gawang. Disamping itu Ludogorets cuma menciptakan 6 asissts dan 2 diataranya yang on target.

Dampak hasil imbang tersebut, Paris Saint Germain mesti mengikhlaskan status pemenang Grup A diambil oleh Arsenal kala watu yang bersamaan unggul atas skor 4-1 dari Basel. Paris Saint Germain menutup tahap grup dengan dua belas gol, berselisih 2 gol dari The Gurnnes.

Oleh karena itu, hasil tersebut juga sangat disesalkan oleh arsitek Paris Saint Germain, yakni Unai Emery. Dirinya merasa PSG semestinya dapat unggul dan masuk selaku penghuni pada posisi atas klasemen-Grup A.

“Kami amat merasa kecewa malam ini, yang paling utama sebab kami tampil amat baik di London dan layak menjadi pemenang grup,” ucap Emery seperti disampaikan dari akun resmi klub.

“Untuk malam ini kami mempunyai peluang untuk menjuarai laga dan kelauar selaku pemenang grup, namun kami tak berhasil memanfaatkannya,”  Ujar Emery.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *