‘Gol Aubameyang yang Terbayarkan’

Telah terbayakannya atas kesalahan yang sempat diperbuat oleh pesepak bola Pierre Emerick Aubameyang dalam perjumpadaan perdana dengan Benfica. Penyerang Borussia Dortmund tersebut memanas pada paruh ke-2 dan membawa skuatnya melaju.

Aubameyang bermain jelek pada saat Dortmund tunduk atas skor 0-1 atas Benfica pada paruh ke-1 fase  16 besar- Liga Champions, tanggal 14/2/2017 lalu. Ketika itu, dirinya tak berhasil melakukan tendangan penalti dan melewatkan banyak kesempatan.

Akan tetapi, performa berbeda ditunjukan Aubameyang ketika Dortmund bergantian dengan menjamu Benfica pada laga yang dilangsungkan pada Kamis, tanggal 9 Maret 2017 di Signal Iduna Park, dinihari WIB. Striker internasional Gabon tersebut mecatatkan hat-trick demi menyokong skuatnya unggul telak 4-0. Dortmund juga berhasil masuk menuju fase perempatfinal atas selisih 4-1.

“Saya tela kadakan pada Auba usai laga di Lisbon bahwasannya dirinya bakal menjadi sosok pamungkas di paruh ke-2. Dirinya baru saja melakukannya pada malam ini,” ucap Michael Zorc, selaku bos Olahraga Dortmund, seperti sampaikan lewat salah satu media.

Atas tambahan 3 poin tersebut, Aubameyang sekarang sudah mengumpulkan sebanyak dua puluh delapan gol selama 31 laga di semua laga yang dimainkannya dimusim ini dan sebagai peraih skor terbanyak Dortmund.

“Auba mesti menjaankan pekerkaannya dan ia menjalannya. Amat penting dirinya  kerap memasukan gol pada 2 pertandingan liga terakhir,” ucap Thomas Tuchel selaku arsitek Dortmund.

Pada kompetisi Liga Champions dimusim ini, Aubameyang sudah memasukan 7 gol dan berada pada pos ke-3 daftar penghasil gol taping banyak. Dirinya cuma kalah dari Edinson Cavani yang telah mencatat delapan  gol dan Lionel Messi yang telah mencatat sebelas gol.

Mkhitaryan Tidak Cemerlang, Bila Tidak Ditampilkan Bermain

Mats Hummels memiliki saran kepada Jose Mourinho dan Setan Merah(MU). Apabila Mancheter United menginginkan penampilan terbaik pada diri Henrikh Mkhitaryan, mereka mesti menurunkannya bermain secara rutin.

Dihadirkan dari Borussia Dortmund ketika musim panas lalu, Mkhitaryan melewati permulaan yang kurang baik di Manchester United. Pemain serang yang berasal dari Armenia ini sempat sangat lama absen dalam pertandingan sebab keadaan fisiknya yang tidak fit.

Pada kondisi bugar pun, Mkhitaryan tidak secara langsung diturunkan oleh Mou. Dia baru memperoleh peluang bermain selaku gelandang inti pada Premier League usai bermain imresif pada Piala Liga Inggris dan Liga Europa.

Mkhitaryan selama ini baru tampil 10 kali dengan mengenakan kostum Manchester United dan baru 4 kali menjadi pemain inti. Peran sertanya untuk Manchester United baru hanya membuat upaya mencetak gol.

Hummels berpendapat, Mkhitaryan bakal cemerlang dan memberikan peransertanya yang sangat besar untuk Setan Merah bila selalu diturunkan main secara reguler.

“Bila Anda membiarkan dirinya tampil, Anda bakal tahu betapa okenya ia. Saya percaya 100 % mengenai hal ini,” ucap Hummels, yang 3 tahun tampil bersama dengan Mkhitaryan di Dortmund, salah satu sumber.

“Dirinya merupakan salah 1 pesepak bola terbaik yang sempat main bersama saya. Namun, bila Anda tidak dapat tampil, Anda tidak dapat cemerlang, Ini mudah! Betul-Betul mudah!

“Saya menyaksikan sebagian laga kontra Feyenoord. Saya menyaksikan sebagian laga kontra West Ham. Itulah ia, selalu baik, seperti pada umumnya pada saat dirinya berada di atas kotak hijau.

“Dirinya tampil di tingkat tersebut [Hummels menaikkan tangannya-red] di tahun lalu,” ucap bek yang saat ini membela Bayern Munich tersebut.

Reus Menepi 24 Minggu, Fit, dan Hasilkan Hattrick

Pemain yang merupakan bintang klub Borussia Dortmund, bernama Marco Reus, kembali bergabung usai izin tampil lama. Reus ikut menyokong Dortmund menundukkan Legia Warsaw atas skor akhir 8-4, hari Rabu, tanggal 23 November 2016 dini hari WIB pada kualifikasi grup Liga Champions.

luar biasanya lagi, Reus secara langsung memasukkan hattrick pada pertandingan debut setelah izin tampil selama 24 minggu sebab cedera. Gol Reus menuju jaring milik Legia dihasiolkan ketika memasuki menit 32, 52, dan 90.

5 gol Die Borussen yang lain dihasilkan Shinji Kagawa sebanyak 2 gol, Nuri Sahin, Felix Passlack Ousmane, dan Dembele. Dalam pertandingan tersebut, Reus yang menjadi sosok kapten untuk skuad Dortmund.

“Ini gaya yang disukai usai kembali dari izin tampilnya yang cukup lama. Saya betul-betul merasa tidak sabar untuk kejadian ini dan selalu nerusaha keras,” ucap Reus, seperti yang disampaikan lewat salah satu media.

“Saya menjajal untuk menjadi garang dan tampil dengan gaya saya. Saya merasa gembira saya bias menyokong skuad,” ucap gelandang internasional Jerman itu.

Reus berkeinginan Dortmund dapat selalu mempertahankan tren keberhasilannya, ditamabah mereka baru menundukkan Bayern Muenchen pada pertandingan Bundesliga pada akhir minggu lalu. Dalam Liga Champions, Dortmund menempati posisi teratas Grup F dengan mencatatkan sebanyak tiga belas angka dalam 5 pertandingan.

“Kami mesti memperlihatkan eksistensi dalam penampilan kami hingga akhir tahun ini. Kami pun mesti bertahan dengan semakin meningkat dan bertambah baik,” ujar Reus.

Borussia Dortmund Percaya Tak Lagi Juara dengan Mudah

Legia Warszawa pernah menjadi korban Borussia Dortmund pada pertandingan perdana grup. Akan tetapi, sekarang Dortmund yakin Legia bukan lagi skuad yang sama dengan yang sebelumnya.

Pada pada hari pertandingan pembuka, Dortmund sukses melenyapkan wakil Polandia tersebut atas skor akhir 0-6. Keberhasilan Dortmund ditentukan atas sederet gol yang diciptakan oleh sedater pemainnya diantaranya Sokratis, Mario Goetze, Raphael Guerriero, Marc Barthra, Pierre-Emerick Aubameyang dan Gonzalo Castro.

Di hari pertandingan ke 5, Dortmund bakal berlakon selaku skuad tuan rumah untuk bertanding kontra Legia selaku skuad tamu yang dilangsungkan di Signal Iduna Park, hari Rabu, tanggal 22 November 2016 dinihari WIB. Usai diyakini masuk menuju babak knockout, Die Borussen perlu menundukkan Legia untuk meraih predikat pemenang grup.

Dalam hal teori, Dortmund takkan kesusahan untuk mengamankan 3 angka. Namun, Legia sekarang telah berbeda, mengingat rotasi pelatih yang awalnya dari Besnik Hasi menjadi Jacek Magiera. Pada pertandingan sebelumnya, Legia kala itu berhasil menyeimbangkan sang juara bertahan yakni Real Madrid dengan skor 3-3.

“Saya fikir laga besok takkan sama dengan laga yang sebelumnya,” ucap bek Dortmund yakni Matthias Ginter pada salah satu situs resmi. “Mereka Nampak seperti skuad yang berbeda saat ini.”

“Mereka tampil seri di Madrid sebelumnya dan saya yakin mereka pun telah menggati sosok pelatih.”

“Saya duga skuad lawan yang seutuhnya berbeda. Penting bagi kami dalam memperhatikan kondisi  kami di grup dan raihan laga pertama kembali ke dalam benak kami,” tambah arsitek Thomas Tuchel pada akun resmi klub.

Dortmund sekarang ini berada pada posisi teratas klasemen-Grup F dengan mencatatkan sepuluh angka, menang 2 angka dari pesaing terdekatnya El Real. Dortmund bakal keluar selaku pemenang grup jika unggul atas Legia dan El Real tak berhasil menundukkan Sporting Lisbon.

Hasil Seri Kontra Dortmund Buat Zidane Kesal

Real Madrid nampaknya bakal mengantongi 3 angka usai Raphael Varane mencetak gol pada menit ke 68 menuju jarring milik Borussia Dortmund. Gol tersebut menjadikan Real Madrid menang atas skor 2-1 usai sebelumnya CR7-julukan Cristiano Ronaldo telah memasukkan gol perdana bagi skuat.

Akan tetapi, Andre Schurrle berhasil menghasilkan gol penyama kedudukan melalui golnya di menit 87. Real Madrid pun mesti merasa puas tampil seri yakni 2-2 melawan Borussia Dortmund pada matchday ke 2 Grup F– Liga Champions yang dilangsungkan di Signal Iduna Park, hari Rabu, tanggal 28 september 2016 dinihari. Hasil tersebut menjadikan sang juru taktik EL Real Zinedine Zidane merasa kesal.

“Para pesepak bola melakoni laga yang baik. Al hasil ialah tak mudah untuk diterima sebab kami layak memperoleh lebih dari itu,” ucap Zidane terhadap wartawan setelah laga seperti disampaikan dari salah satu sumber.

“Saya rasa di fase ke 1 kami kesulitan sedikit sebab mereka lebih banyak melakukan penekanan dan kami ssadar akan hal tersebut merupakan tempat yang tak mudah untuk hadir kontra skuat yang baik, namun saya amat senang dengan performa kami.”

Disamping itu, Varane dapat menerima rapor seri ini. “Saya rasa rapor seri ini merupakan rapor yang adil untuk  masing-masing kubu,” ujar bek yang berasal dari Prancis tersebut.

“Kami sedikit tak mempunyai konsetrasi serta kekuatan pada saat akhir, namun hal tersebut bukan rapor yang jelek.”

Atas rapor ini, Borussia Dortmund dan El Real sama-sama mendapati hasil 4 angka dari 2 laga. Walau begitu, El Real lebih layak atas pos tertinggi klasemen.

Thomas Tuchel Sudah Tau Kemampuan El Real

Juru taktik Borussia Dortmund, yakni bernama Thomas Tuchel sempat mengatakan bahwa dirinya telah mengetahui kemampuan pada skuat Real Madrid menjelang pertandingan pada grup F–Liga Champions, yang digelar pada hari Rabu, tanggal 28 september 2016 dinihari nanti yang dilangsungkan di Signal Iduna Park. Tuchel menyebut, Dortmund sampai-sampai telah bersiap berjaga-jaga atas kegesitan dari Cristiano Ronaldo.

“Kami telah menganalisa pertandingan terkini mereka, bagaimana cara mereka bermain di pertandingan tersebut,” ucap Tuchel pada akun resmi UEFA.

Dortmund pada Liga Champions beberapa tahun belakangan sangat sering berjumpa dengan klub El Real-julukan Real Madrid. Dihitung sedari Liga Champions pada tahun 2011/12, masing-masing skuat telah bertanding sebanyak 6 kali dengan torehan 3 keunggulan untuk Dortmund, 2 keunggulan untuk El Real, dan 1 pertandingan dengan akhir seri.

Tuchel kala itu berkata, bahwasannya Real Madrid sudah pasti bakal hadir dengan kemampuan full, salah satunya pada diri Cristiano Ronaldo. Namun dirinya tidak merasa cemas akan hal itu.

Mantan juru taktik Mainz ini menekankan, Signal Iduna Park bakal mengobarkan api semangat menyambut pasukan dari anak didik Zinedine Zidane.

“Real Madrid memang salah satu klub paling besar di dunia sepak bola. Oleh karenanya, bakal adanya suasana yang begitu luar biasa di lapangan,” ucap Tuchel.

“Nama yang paling besar tentunya bakal menghantarkan pesepak bola yang luar biasa juga. Maka kami telah siap dalam menghadapi pernampilan terbaik dari Cristiano Ronaldo,” ucap Tuchel meutup.