Manager MU Cekcok dengan 2 Pesepak Bola Bournemouth

Jose Mourinho selaku pelatih pada skuat The Red Devils(julukan Manchester United) sangat kesal atas ulah pesepak bola Tyrone Mings dari Bournemouth. Mou sempat berseteru dengan Mings pada koridor lorong yang menuju ke arah kamar ganti ketika jeda fase ke-1.

Mings menjadi pusat perhatian pada pertandingan Manchester United melawan Bournemouth. Dirinya menginjak Zlatan Ibrahimovic pada fase ke-1. Perbuatan yang tak terpuji Mings itu lolos dari pandangan Kevin Friend selaku hakim lapangan. Dirinya tak mendapat sama sekali sanksi.

Usai meperoleh perawatan dan dapat kembali tampil main, Ibra melakukan aksi balasan atas perbuatan Mings. Pemain asal Swedia tersebut meakukan aksi sikut paa Mings. Dan begitu pun, Friend tidak memberikan sanksi atas peristiwa tersebut.

Perbuatan Mings yang menginjak Ibra menjadika emosi Mou. Lelaki yang berasal Portugal tersebut langsung melabrak Mings ketika berjumpa di koridor menuju kamar ganti pada saat jeda laga.

Mings pun hanya terdiam dan tidak merespons bentakan dari pelatih Manchester United tersebut. Malah Harry Arter selaku pesepak bola Bournemouth yang terhasut dan hadir membela Mings. Mou selanjutnya nampak berkeras hati dengan Arter.

Normal saja Mou marah atas sikap Mings. Mantan arsitek Inter Milan tersebut cemas Ibra mendapati cedera yang serius. Dikarenakan Zlatan Ibrahimovic adalah gacoan utama Mou untuk menghasilkan gol pada skuat Setan Merah.

Tak Ada Penyesalan Rodriguez Komentari Pelatih MU

Jese Rodriguez, selaku eks striker pada skuat Real Madrid sempat mengatakan tidak menyesal dengan keputusannya mengomentari Jose Mourinho semenjak berada di Santiago Bernabeu.

Rodriguez, yang sekarang ini tengah dipinjamkan menuju Las Palmas dari PSG(Paris Saint-Germain), melurupakan pesepak bola alumni akademi Madrid. Akan tetapi, dirinya tak berhasil memperoleh posisi pada skuat inti tim Rea Madrid di bawah arahan Mou.

Rodriguez juga seanjutnya mengomentari Mou sebab kurang yakin terhadap pesepak bola muda El Real. Sikap arsitek yang berasal dari Portugal tersebut, dirasa telah merugikan masa depannya.

“Tak ada penyesalan untuk saya. Saya merupakan orang yang tulus dan saya kerap menyatakan yang sedang saya pikirkan,” ucap Jese kepada salah satu sumber.

“Walaupun kadang kala tak baik pada saat seseorang menyatakan hal-hal semacam itu. ketika itu saya menganggap semacam itu, saya tak mau menghormati penggemar atau teman skuat saya.

Jese sempat akui bahwasannya Mou merupakan juru taktik yang luar biasa. Akan tetapi, pada saat itu tak ada hal yang menjadikannya merasa empati.

“Kami katakana amat kecil, Mou lebih dekat dengan pesepak bola lain, tak terlalu banyak dengan pemain muda. Malah Aitor Karanka yang berada tak jauh dengan kita,” ucap Jese.

Jese akhirnya bisa masuk tim pertama setelah Madrid dipegang Carlo Ancelotti pada musim berikutnya, hingga akhirnya cedera lutut serius menghambat kemajuannya.

Dirinya keluar dari Real Madrid dan hijrah menuju Paris Saint Germain(PSG) jelang musim ini. Namun, tidak lama kemudian dirinya tinggalkan klub pemenang Ligue pertama dan menjadi pemain pinjaman menuju Las Palmas.

Martial Diminta Pelatih Untuk Lebih Giat di United

Pelatih pada skuat Setan Merah(Manchester United) yakni Jose Mourinho masih memerlukan pembuktian dari sang pemain serang Anthony Martial untuk bermain baik pada pertandingan kontra Hull City yang dilangsungkan pada hari Kamis, tanggal 2 Februari 2017 dinihari WIB. Mou merasa penampilan pesepak bola mudanya pada ajang Piala FA masih belum dapat mengamankan pos dalam skuat utama.

Pada rotasi ke Piala FA kontra Wigan Athletic pada tanggal 29/1/2017 lalu, Martial bermain selaku pemain depan dan tampil selama satu setengah jam full. Dirinya pun turut mencatatkan 2 upaya dalam keunggulan atas skor 4-0 Manchester United yang dihelat di Old Trafford.

“Cukup untuk duduk di kursi pelapis,” ucap Mou merepons performa Martial pada pertandingan tersebut seperti yang disampaikan oleh salah satu media, hari Rabu, tanggal 1 Februari 2017 siang.

Pada tiga belas aksi yang dimainkan Martial pada laga Liga Inggris tahun ini, Martial cuma 9  kali tampil selaku pesepak bola inti. Pesepak bola Tim nasional Prancis tersebut pun tercatat terakhir kali memasukan gol dalam laga Manchester United kontra Middlesbrough, tanggal 31/12/2016 lalu.

“Dirinya mesti bermain lebih bagus dari yang lainnya dalam bersaing dari pos yang serupa. Di posnya saat ini ada banyak pilihan,” ucap Mou.

Pelatih yang berasal dari Portugal ini menekankan tidak mau melepaskan Mkhitaryan dan menggantinya dengan Martial. Dirnya berasumsi pesepak bola Armenia tersebut bermain baik sampai dengan ditunjuk selaku pesepak bola terbaik pada laga kontra Wigan. “Saya tak bisa,” ujar Mou lagi.

“Para pesepak bola memutuskan posnya sendiri. Saya cuma berada disana untuk mencari tahu apa yang tengah mereka kerjakan dan berusaha bersikap adil terhadap mereka. Sama halnya kinerja yang bagusyang diperlihatkan Mkhitaryan, dirinya mesti tampil (kontra Hull City). Sederhana saja,” ucap Mou.

Penyebab Man United Belum Sanggup Tandingi Chelsea

The Red Devils(Manchester United) belakangan ini selalu memperlihatkan penampilan terbaik. Walau masih berada pda peringkat ke enam klasemen sementara– Liga Inggris, Manchester United masih memperoleh hasil yang memuaskan.

Pendapat dari pemain lama Setan Merah, yakni Sir Alex Ferguson, pelatih yang sekarang ini Jose Mourinho sudah membuat skaut mengalami kemajuan. Ferguson berpendapat, bahwa tak adanya keberuntungan yang menjadikan Manchester United belum dapat menandingi Chelsea selaku penantang pemenang liga tahun ini.

Ferguson berkata, arsitek yang berasal dari Portugal tersebut, sudah bekerja dengan cukup bagus. hadir ke Manchester United amat sulit, ditambah lagi merubah nasib klub.

“Dirinya sudah mempunyai genggaman di klub ini, Anda dapat menyaksikannya. Skuat ini tampil baik sekali dan dirinya amat tak beruntung. Dirinya telah 6 kali imbang, sekira saya 1-1. Saya rasa tanpa semua imbang tersebut, mereka bakal menandingi Chelsea,” ucap Ferguson.

Ferguson menganggap Mou perlahan namun pasti usai menambahkan lakonnya di Old Trafford. “Saya rasa Jose Mourinho sekarang sudah menemukan jalan keluar. Ada masa diawal musim pada saat dirinya tak tepat membuat keputusan dan amarahnya menjadi satu. Anda saksikan dirinya saat ini, dirinya santai serta terkendali.”

Dari pendapatnya, Manchester United sekarang menjadi contoh pelatihnya. Skuat ini tampil dengan power full, pemastian dan kemauan untuk juara.

Memperoleh sanjuangan semacam itu, Mou tidak ingin besar kepala. “Sebenarnnya saya tak ingin membahas terkait Ferguson. Dirinya merupakan sosok penting untuk klub ini, maka saya lebih baik tak menanggapi pernyataannya yang bagus atau jelek,” ujar pelatih skuat Setan Merah itu.

“Disamping itu juga sejauh ini dirinya memang kerap mensuport saya. Kami kerap mengirim pesan lewat sms sampai-sampai pada saat saya pergi ke Spanyol dan Italia,” ucapnya menambahkan.

Kesal, Mou Mendepak Semua Kiper Man United

Pelatih pada skuat The Red Devils(Manchester United) yakni Jose Mourinho lagi-lagi membuat masalah. Untuk yang kalai ini pelatih yang berasal dari Portugal itu kabarnya telah memberhentikan semua anak gawang(kiper) Manchester United baik putri atau putra mengingat hasil seri 1-1 kontra The Reds-sebutan Liverpool.

Sejauh ini penjaga gawang Manchester United baik putri atau putra didukung oleh United Foundation. Akan tetapi Mou tak senang atas kinerja anak gawang itu. Mou mengharapkan anak gawang yang sigap dengan begitu tak memperlama laga.

Salah satu media mengabarkan usai mengeluarkan seluruh anak gawang dari United Foundation, Mou membuat keputusan untuk menggunakan jasa pesepak bola skuat U-16 yakni sebagai anak gawang pada pertandingan di markas Manchester United berikutnya.

“Pelatih tak suka atas apa yang diperlihatkan sebelumnya dari anak gawang. Dirinya mau pengerjaan yang lebih sigap khususnya pada saat Setan Merah menjalani serangan atau pada waktu yang nyaris habis,” ucap dari salah sumber.

Mou menunjuk sejumlah anak skuat U-16 selaku kiper sebab merasa mereka lebih mengerti suasana laga dengan begitu dapat lebih cepat lagi untuk memberikan bola terhadap pesepak bola Manchester United pada masa-masa penting.

Eks arsitek Real Madrid tersebut memang telah beberapa kali terkena masalah dengan kiper. ketika masih menjadi pelatih skuat The Blues ditahun 2014 silam Mou nyaris sempat dihukum FA sebab anak gawang.

Ketika itu Mou menyatakan terhadap kiper Crystal Palace jika dirinya dapat dipukul sebab memperlama permainan.

Mou Berharap Depay Tidak Pergi, Namun…

Selaku pelatih pad skuat Setan Merah(Manchester United) yakni Jose Mourinho mengatakan bahwa ia berharap Memphis Depay menetap di klubnya. Akan tetapi, dia tidak akan menghadangnya bila pesepak bola yang berasal Belanda tersebut mau angkat kaki dari Old Trafford.

“Saya di informasikan oleh klub bahwasannya ada peluang Depay dapat keluar. Dari sisi penglihatan manusia, saya tak dapat menghadangnya pergi pada saat dia tak tampil di bawah saya,” ucap Mou kepada salah satu media olahraga.

“Bila dirinya bertahan, saya bakal lebih dari gembira sebab dirinya merupakan sosok yang luar biasa dan pesepak bola yang amat baik. Saya merasakan kesedian yang amat sangat bahwasannya saya tak memberikan peluang dirinya tampil main. Seorang pesepak bola seumurnya perlu tampil main.”

Mou berjanji, bila Depay tetap di klub, eks pesepak bola PSV Eindhoven tersebut bakal memoeroleh peluang tampil. “Bila dirinya pergi, kami mendoaan yang terbaik sema kariernya kedepan sebab dirinya merupakan anak yang luar biasa,” ujar pelatik yang berjulukan The Special One itu.

Bersama dengan Manchester United musim ini, Depay tidak banyak meperoleh banyak peluang tampil main. Dirinya pun jarang masuk pada daftar nama pesepak bola. Depay baru tampil main sebanyak 8 kali bagi Mancheser United musim ini dengan jarak watu selama 134 menit.

“Kami mempunyai banyak pesepak bola pada pos Depay. Tersebut merupakan salah 1 pos yang mana kami betul-betul padat.”

“Kami mempunyai sederet pemain doiaanya Henrikh Mkhitaryan, Jesse Lingard, Marcus Rashford, Juan Mata, kadang kala Depay dan Wayne Rooney. Kami mempunyai banyak pesepak bola di sana. Maka, tak mudah untuk siapa saja dari mereka untuk tampil,” ucap Mou menutup.

Rossoneri Bersiap Rekrut Gelandang yang Disia-Siakan MU

AC Milan tengah tertarik untuk menghadirkan pesepak bola tengah Setan Merah(MU) yakni Morgan Schneiderlin. AC Milan berencana merekrut pesepakbola Prancis terseut pada jendela transfer tahap ke 2 bulan Januari nanti.

Salah satu media mengabarkan bahwasannya I Rossoneri akan mendekati Manchestes United untuk merekrut Schneiderlin usai resmi memperoleh pemilik anyar pada bulan ini. I Rossoneri sekarang ini tengah dalam proses pertukaran atas kepemilik dari Silvio Berlusconi menuju investor Tiongkok.

Begitu dana kucuran segar yang berasa dari investor anyar cair, AC Milan bakal membeli pesepak bola di bulan Januari 2017 nanti. Salah 1 yang menjadi incaran juru taktik Vincenzo Montella ialah Schneiderlin.

Mantan pesepak bola Southampton tersebut di incar Montella dalam memperkuat baris tengah mereka. Dikarenakan AC Milan tak didukung oleh pemain senior bernam Riccardo Montolivo selama 6 bulan.

Meski pesepak bola muda Manuel Locatelli tengah cemerlang pada waktu Montolivo izin tampil, Montella merasa butuh pesepak bola yang lebih dalam memiliki keaahlian seperti Schneiderlin supaya target keluar 3 besar Serie A terwujud.

Tidak akan terlalu sulit untuk I Rossoneri dalam menghadirkan Schneiderlin. Pada tahun ini Schneiderlin tidak sanggup lolos pada tim inti Manchester United. Sang juru taktik yakni Jose Mourinho lebih mempercayakan untuk menurunkan Marouane Fellaini atau Ander Herrera sebagai pendaping Paul Pogba.

Morgan Schneiderlin tergolong salah satu pesepak bola yang dikabarkan akan dilego Mou bulan Januari nanti supaya memperoleh tambahan armada untuk merekrut beberapa pesepak bola incarannya.

Red Devils Takkan Pernah Melego Wayne Rooney

Performa Wayne Rooney bersama dengan skuad Setan Merah(MU) dan skuad nasional Inggris memperoleh komentar. Walau begitu, Manchester United takkan sekalipun melegonya.

Bersama dengan Manchester United, Wayne Rooney sempat beberapa kali tidak di tunjuk selaku pilihan utama. Dirinya baru sebagai pemain inti kembali pada lagakontra Fenerbahce pada fase terusan Liga Europa,pada hari Jumat, tanggal 21 oktober 2016 dini hari WIB.

Walau sudah mulai dikesampingkan, Manchester United menekankan bahwasannya Rooney bakal tetap berada di dalam skuad. Hal tersebut seperti disampikan diungkapkan oleh sang pelatih skuad, yakni Jose Mourinho.

“Takkan, takkan pernah. Saya tikkan pernah mengeluarkan keputusan semacam itu. Sosok pesepak bola seperti dirinya, salah satu sosok pesepak bola dengan cerita lamanya pada klub tidakkan berada pada pos di mana klub atau sang manajer mau mengeluarkan keputusan terkait dirinya,” ucap Mou pada salah satu sumber.

“Saya memposisikan dirinya di bangku cadangan selama 3 laga secara berturut-turut. Hal tersebut tidak mudah baginya dan tak mudah bagi saya, maka hal tersebut megitu kejam, dalam memposisikan kepentingan skuad di hadapan pesepak bola, status dan prestise. Pada masalah ini, sampai-sampai seorang pemain lama. Dalam memposisikan seorang pesepak bola dengan banyak poin bagi klub dan negara amat berat.”

“Namun, seperti yang kami sampaikan sebelumnya, ini adalah perangkaan yang mana para pesepak bola sebagai pemimpin, kadang kala pada keputusan yang pas, serta kadang pula keputusannya tidak pas. Namun dalam pemikiran kami, kami berfikir yang terbaik bagi skuad,” tambahnya.

Manchester United bakal menjalani laga tandang menuju Chelsea pada fase terusan Liga Inggris. Memainkan laga yang dilangsungkan di Stamford Bridge, hari Minggu, tanggal 23 oktober 2016 malam WIB, sejumlah media Inggris, mengabarkan bahwasannya Rooney tidak diboyong pada tim Manchester United.

MU Perpanjang Kontrak Pemain Muda Ini

Selaku juru taktik pada skuad Setan Merah(MU) yakni Jose Mourinho merealisasikan janjinya untuk memberi hadiah yakni berupa masa kontrak anyar terhadap pesepak bola yang memiliki bakat dan kemampuan yang hebat bernama Timothy Fosu Mensah. Pesepak bola yang kini baru menginjak usia 18 tahun tersebut melakukan pembaruan masa kontrak, hari Rabu, tanggal 19 oktober 2016.

Dengan menandatangani masa kontrak anyar-nya ini, Fosu-Mensah bakal menetap di Old Trafford sampai dengan bulan Juni tahun 2020. Dalam perjanjian kontrak tersebut, Manchester United pun mempunyai alternative untuk memperpanjang kontrak Timothy Fosu Mensah kembali.

“Skuad adalah pesepak bola muda dengan bakat yang sangat hebat. Saya merasa gembira dirinya sudah menandatangani kontrak baru ini. Saya gembira pada peningkatan yang dirinya lakukan selama ini,” ucap Mou pada akun resmi klub.

Pria Belanda tersebut berkerjasama dengan akademi Setan Merah tahun 2014. Dirinya memperoleh peluang menitih karier di skuad inti Manchester United tahun lalu ketika kontra Arsenal. Ketika itu Manchester United masih diasuh oleh Louis van Gaal.

Walau Timothy Fosu Mensah diangkat oleh Louis Van Gaal, Mou tetap mengagumi sosoknya. Mou telah beberapa kali menurunkan Timothy Fosu Mensah tahun ini. Jumlah keseluruhan Timothy Fosu Mensah sudah dua belas kali perkuat skuad inti Manchester United.

“Saya merasa gembira bisa menandatangani masa kontrak baru bersama dengan klub(Manchester United). Saya merasakan setiap menit sedari saya berkerjasama dengan klub luar biasa ini,” ucap Fosu Mensah.

Paul Pogba Mengacaukan Pesepak Bola Man United

Paul Pogba kembali tidak dapat berperan serta banyak bagi Skuat Setan Merah(MU). Pesepak bola yang berstatus pemain termahal di dunia ini belum dapat memasukkan gol dan mencatatkan upaya untuk mencetak gol bagi skuat asuhan Jose Mourinho.

Terbaru, Paul Pogba tak berhasik menyokong Manchester United menundukkan Watford pada fase terusan Liga Premier Inggris, tadi malam. The Red Devils (julukan Manchester United) gagal atas skor 1-3 kontra Watford. Pada laga tersebut, Paul Pogba melesatkan 2 tendangan, 1 tendangannya mengenai mistar gawang.

Performa pesepak bola yang saat ini tengah berumur 23 tahun itu mendapati banyak komentar. Usai legenda The Reds-julukan Liverpool, yakni Jammie Carragher, sekarang penyerang dari  Feyenoord, bernama Dirk Kuyt yang mencemooh Pogba.

Kuyt menyatakan bahwasannya pesepak bola Tim nasional Prancis itu lebih sering mengacaukan dibandingkan memperlihatkan kemampuannya di lapangan. Kuyt pribadi baru-baru ini bertanding melawan Paul Pogba, yaitu ketika Feyenoord unggul atas skor 1-0 kontra Manchester United yang bertempat di Rotterdam pada fase babak kualifikasi grup Liga Champions, tengah minggu lalu.

“Selama fase awal ketika kontra Setan Merah, saya mendengar Paul Pogba teriak serta menjerit pada rekannya,” ujarnya, dikabarkan dari salah satu sumber.

“Saat di fase ke 2, dirinya menjerit sangat keras kterhadap pesepak bola Manchester United. Ya, dirinya menjerit terkaiti hal-hal yang tak pas pada skuatnya sendiri,” ucap Kuyt dengan menambahkan.

Untuk lebih lanjut, eks penyerang The Reds tersebut menyatakan bahwasannya Setan Merah terlihat tidak kompak selama laga berlangsung. Kuyt menekankan, MU tak mengetahui cara menjalankan sentuhan akhir dengan bagus.

“Manchester United cuma mengetahui terkait cara untuk tampil bermain. Kami Cuma menanti mereka melakukan serangan dan menjalani counter attack secara bersama layaknya sebuah tim,” ucap Kuyt.